Hal yang Wajib Kamu Dapatkan Bila Terkena PHK

Perhatikan 4 hal di bawah ini jika ingin tetap memiliki sistem keuangan yang stabil setelah terkena PHK.

  • Pesangon 

Perhitungan Pesangon

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah perhitungan pesangon. Pesangon diatur dalam Undang – Undang ketenagakerjaan. Namun, harus dipertimbangkan juga dimana lokasi kerja. Tidak semua pabrik atau perusahaan memiliki omzet cukup untuk menjadi badan usaha yang memenuhi syarat pemenuhan jumlah pesangon sesuai dengan Undang – Undang. Jadi, lakukan perhitungan secara teliti. Lebih baik lagi jika meminta bantuan orang yang mengerti bidang tersebut. Misalnya saja kenalan, saudara, atau teman yang bekerja di bidang auditing dan memahami konsep pembayaran pesangon serta aturannya.

  • BPJS Ketenagakerjaan

Pada umumnya, saat bekerja di sebuah pabrik atau kantor diberikan suatu jaminan kesehatan dan keselamatan yaitu BPJS Ketenagakerjaan. Proses pembayaran BPJS Ketenagakerjaan biasanya sudah dipotong dari gaji bulanan sehingga tidak perlu repot membayar sendiri. Setelah di PHK, maka selain perhitungan pesangon harus dilakukan konfirmasi terkait penghapusan data karyawan di BPJS Ketenagakerjaan dan diubah menjadi karyawan di perusahaan lain jika sudah mendapatkan pekerjaan baru, atau mengubah ke BPJS Kesehatan reguler. Proses ini tidak membutuhkan waktu yang panjang selama mengikuti aturan. Siapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan sesuai informasi dari BPJS Ketenagakerjaan.

  • Tabungan

Agar keuangan tetap stabil, jangan lupa untuk memasukkan perhitungan pesangon sebagai tabungan. Jangan lakukan banyak hal dengan uang pesangon sebelum mendapat pekerjaan yang baru. Hal ini akan memicu perilaku konsumerisme yang dapat berujung pada kegagalan mengatur keuangan. Karena sudah tidak memiliki pekerjaan dan belum mendapatkan yang baru, maka sistem tabungan harus diperketat. Jangan sampai ada banyak uang tabungan yang terambil selama masa pencarian pekerjaan baru. Selain itu, ubah kebiasaan menjadi lebih hemat. Karena jika dulu ada gaji setiap bulan, sekarang sudah tidak ada yang diandalkan. Akan lebih baik jika pola hidup lebih hemat itu terbawa sampai setelah mendapat pekerjaan baru.

  • Rencana Kerja Setelah Ini

Buatlah target untuk bisa bekerja lagi secepatnya, jika belum menemukan pekerjaan impian, jangan ragu mengambil jenis pekerjaan apa saja. Daripada terus hidup tanpa income dengan perhitungan pesangon yang kian menipis, akan lebih baik jika mulai bergerak dan melakukan pekerjaan apa saja, baik yang sesuai bidang akademik maupun tidak. Bukan berarti tanpa harapan, tetapi justru langkah ini akan membuat semakin banyak motivasi internal yang didapatkan sembari mencari pekerjaan baru. Tidak hanya berlaku untuk orang yang habis di PHK saja, cara ini juga berlaku bagi semua orang. Karena saat ini cukup banyak fenomena pengangguran yang terjadi karena terlalu besar rasa gengsi yang tidak perlu dan memilih untuk bergantung hidup pada orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *