4 Tips Memilih Kontraktor yang Tepat

Jadikan pengalaman Anda membangun rumah menyenangkan dengan mengikuti langkah-langkah ini

Anda mungkin pernah mendengar cerita-cerita tak mengenakkan tentang masalah antara kenalan Anda dengan pihak kontraktor yang pernah bekerja sama dengan mereka seperti anggaran melonjak di luar kendali dan rumah hanya setengah jadi. Dalam kenyataannya, Anda dapat melakukan banyak hal untuk menghindari masalah yang dapat terjadi di kemudian hari dengan memilih kontraktor bangunan yang tepat. 

Tukang Bangunan Onlie Kontraktor Borongan

Dengan begitu berkembangnya teknologi, dewasa ini orang-orang telah dimanjakan dengan fasilitas memilih kontraktor tidak hanya secara konvensional, namun juga secara online. Baik online dan offline, ada beberapa hal mendasar yang harus Anda lakukan sebelum menyatakan bahwa kontraktor tersebut layak untuk menaruh batu pertama calon rumah impian Anda. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika mencari jasa tukang bangunan online maupun konvensional.

1.    Jangan memilih kontraktor terlalu cepat

Jangan Anda berpikir untuk memilih pihak kontraktor secara terburu-buru dikarenakan Anda ingin memulai pembangunan dengan sesegera mungkin.

Pihak kontraktor atau tukang bangunan umumnya pandai dalam menentukan harga begitu mereka tahu persis apa yang diinginkan kliennya, namun jika Anda menemukan beberapa kontraktor yang dapat mengajukan harga sebelum Anda memiliki gambar atau informasi rinci proyek, hal ini sama halnya dengan cari rugi.

Sebaiknya Anda melakukan pendekatan dengan pihak kontraktor, dan bangun komunikasi yang baik. Dengan begitu, Anda dapat memiliki gambaran bagaimana kontraktor Anda bekerja, dan bagaimana kemampuan yang dimilikinya untuk mewujudkan rumah masa depan AndaJika setelah berkomunikasi dengan kontraktor tersebut dan Anda masih belum merasa klop, jangan memaksakan untuk tetap bekerja sama dengannya. Segera cari kontraktor lain yang mungkin akan lebih sesuai dengan keinginan Anda.

Arsitek A.GRUPPO – Dallas

2.    Pertimbangkan lingkup proyek

Temukan kontraktor atau tukang bangunan yang tepat untuk proyek Anda. Misalnya jenis kontraktor yang cocok untuk proyek ritel mewah tentu haruslah teratur dan sudah teruji kualitasnya. Begitu juga jika Anda ingin membuat rumah minimalis bertipe tertentu. Ketahui portfolio kontraktor yang akan Anda gunakan, dan lihat bagaimana kontraktor tersebut menyelesaikan proyek rumah bertipe yang Anda inginkan.


3.
Percayakan kontraktor Anda mengelola proyek

Pandangan tentang bagaimana proyek dikelola dapat bervariasi, namun menurut pendapat para ahli, sebaiknya gunakan tenaga yang telah disiapkan oleh pihak kontraktor.

Adalah tanggung jawab kontraktor untuk memastikan bahwa tenaga-tenaga yang dipilih tepat dalam jumlah dan kualitas demi tercapainya hunian idaman. Dalam hal ini maksudnya adalah Anda disarankan untuk menggunakan jasa arsitek atau desain interior yang ditawarkan oleh kontraktor tersebut.

Meskipun seorang arsitek atau manajer proyek independen dapat memainkan peran penting sebagai ahli untuk memastikan keinginan Anda terwujud dalam desain yang sempurna, penting bagi kontraktor untuk dapat bekerja dan berkoordinasi sesuai desain dari orang yang sudah mereka kenal betul. Jika tidak, mungkin saja ada tanggung jawab yang tidak terpenuhi ketika ada suatu kesalahan yang terjadi.

 

4. Spesifik

Banyak orang yang ingin membangun rumah namun rencananya masih sangat mentah. Untuk itu, perlu pemikiran yang matang dan spesifik untuk dapat memilih kontraktor dengan tepat. Memang mengurus rencana pembangunan rumah bukanlah suatu hal yang mudah, namun dengan mengetahui kebutuhan Anda secara spesifik seperti luas tanah, luas bangunan yang ingin dibangun, jumlah kamar yang Anda kehendaki, dan semacamnya sangat membantu dalam proses memutuskan kontraktor yang akan Anda pilih.

 

Di luar hal tersebut di atas, kedetailan juga diperlukan ketika menjelaskan apa yang ikut disertakan dalam harga yang ditentukan oleh kontraktor. Misalnya siapa yang memasok perangkat keras, kran dan ubin? Jika kontraktor lah yang Anda harapkan untuk memasok material-material tersebut untuk Anda, merek dan jenis apa yang Anda kehendaki? Jika Anda ingin memasok material tersebut secara mandiri, siapa yang memasok perekat dan nat? Hal-hal seperti itu haruslah Anda paparkan dengan jelas dan lengkap untuk menghindari adanya potensi kesalahpahaman dan argumen mengenai masalah uang setelah pekerjaan dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *